Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 April 2016

Wow...Notifikasi Android Bisa Ditampilkan di Windows 10



Ilmu Teknologi Baru - Di ajang konferensi pengembang tahunannya Build 2016, Microsoft mengumumkan bakal menghadirkan notifikasi perangkat Android di komputer dengan sistem operasi Windows 10.

Beberapa notifikasi yang bakal ditampilkan dikutip KompasTekno dariThe Verge, Minggu (3/4/2016) adalah seperti panggilan tak terjawab (missed call), SMS dan pesan, serta notifikasi lain di Android.

Microsoft akan menggunakan aplikasi asisten digital Cortana untuk mewujudkan dukungannya.

Menariknya, pengguna Windows 10 juga bakal bisa membalas beberapa notifikasi di Android secara langsung dari komputer mereka.

Metode yang dipakai Microsoft adalah, menggunakan Cortana yang terpasang di Android untuk menyimpan notifikasi ke server, lalu meneruskannya ke komputer dengan OS Windows 10.

Fungsi ini juga bakal tersedia untuk perangkat Windows 10 Mobile, namun Microsoft tidak akan membawanya untuk iPhone, karena sifat iOS yang lebih tertutup.

Microsoft berencana menghadirkan fitur tersebut di versi Windows 10 berikutnya, atau Anniversary Update untuk Windows 10 yang jatuh di antara Juni hingga Agustus 2016.

Jumat, 22 April 2016

Wajib Baca Malware Penyandera Data Makin Merajalela


Ilmu Teknologi Baru - Symantec memaparkan bahwa malwarepenyandera data ransomware semakin gencar menyerang PC dan perangkat mobile para netizen.

Data tersebut diungkapkan Symantec berdasarkan laporan "Internet Security Threat Report volume 21" yang baru saja dirilis oleh perusahaan keamanan jaringan tersebut.

Dengan pertumbuhan 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya, ada 362.000 crypto-ransomware yang teridentifikasi hingga akhir 2015. Artinya, per hari ditemukan rata-rata 992 serangan crypto-ransomware di ranah maya.

Lebih spesifik, Indonesia menempati urutan ke-13 untuk wilayah serangan crypto-ransomware termasif. Rata-rata ada 14 serangan setiap harinya sepanjang 2015.

Apa itu ransomware?
Seperti konsep filosofi "Yin Yang", perkembangan teknologi selalu dibarengi potensi kejahatan cyber. Makin canggih sebuah teknologi, makin cerdas pula modus para penjahat cyber untuk mengelabui korban.

Salah satu program jahat di ranah maya yang paling merugikan adalahransomware. Program tersebut pertama kali teridentifikasi pada 2005 silam.

Modusnya sederhana, yakni menakuti pengguna dengan memunculkan pemberitahuan bahwa perangkat terserang virus. Taktik ini kerap disebut misleading app.

Untuk membersihkan virus itu, ransomware meminta pengguna mentransfer sejumlah uang via kartu kredit. Setelah membayar, barulah ransomware berhenti menebar ketakutan. Cara ini seperti meminta tebusan dari korbannya. 

Seiring berjalannya waktu, pengguna makin cerdas dan sistem keamanan maya makin kuat. Modus misleading app tak lagi bisa menipu netizen. Meski begitu, penjahat cyber tak kehabisan akal.

Modus Enkripsi

Beberapa kali berevolusi, modus terbaru program jahat ini dinamaicrypto-ransomware. Kiprahnya dimulai sejak 2014 dan hingga kini masih relevan merugikan korban.

Lebih agresif, serangan tersebut mengenkripsi data digital pengguna dan menyanderanya sampai tebusan dibayar. Mula-mula ransomwareakan memunculkan notifikasi pada aplikasi atau perangkat pengguna.

Notifikasi itu memancing pengguna  menyerahkan informasi personal seperti nomor telepon atau e-mail. Selanjutnya, penjahat cyber dengan mudah mengenkripsi data-data digital untuk minta biaya tebusan.

Fatimah Kartini Bohang/KompasTekno
Director System Engineering ASEAN Halim Santoso pada sela-sela pemaparan "Internet Security Threat Report" di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (19/4/2016),

"Penjahat cyber tak lagi menakuti korban, tapi korban yang dengan sendirinya akan menyerahkan data-data digitalnya," kata Dirextor System Engineering Symantec Halim Santoso pada sela-sela paparan "Internet Security Threat Report" volume 21, di Hotel InterContinental, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Sistem operasi Apple juga kena

Mulai dari sistem operasi Android, Linux, hingga OS X untuk Mac teridentifikasi sebagai santapan crypto-ransomware.

Temuan OS X tentu mengejutkan. Pasalnya, banyak yang beranggapan bahwa sistem operasi buatan Apple tersebut kebal serangan cyber.

Nyatanya, pada akhir 2015 hingga awal 2016, Apple tak kuasa menghadang serangan salah satu varian malware tersebut.

"Apple memang lebih sulit dibobol, tapi nyatanya crypto-ransomwaresudah masuk ke sana," Halim menuturkan.

Ke depan, dengan maraknya implementasi "Internet of Things", Halim memprediksi akan semakin banyak jenis malware, termasuk inovasiransomware. Meski begitu, ia tak mematok angka prediksi yang signifikan.

"Pasti akan berlipat ganda. Makanya bisnis maupun individu harus berhati-hati mengontrol sistem keamanan data digital," ia menjelaskan.

Rabu, 20 April 2016

Wow...Microsoft Memungkinkan Xbox One Bermain Bersama Pemain PS4 dan PC


Ilmu Teknologi Baru - Microsoft mengumumkan bahwa para pemain konsol Xbox One akan bisa bermain bersama-sama dengan pemain-pemain yang memainkan game dari Playstation 4 maupun dari PC! Feature Cross Network Play ini memang sudah lama digodok oleh Microsoft untuk dapat segera direalisasikan. Kini, feature tersebut siap diluncurkan.

Hal ini memberikan warna baru terhadap perang konsol (console wars) di mesin generasi terbaru ini. Perang yang terjadi antar para fanboy dari masing-masing konsol ini akan dapat dituangkan lewat games sebagaimana mestinya dan bukan hanya lewat adu mulut di forum ataupun media sosial saja. Jika sebelumnya, kebanyakan orang dihadapi dilema dalam memilih perangkat gaming pilihannya untuk di rumah, kini hal tersebut bisa dihilangkan. Biasanya orang memilih perangkat gamingnya baik itu konsol ataupun PC berdasarkan dari pergaulannya. Teman-temannya kebanyakan bermain dengan perangkat apa itulah yang dijadikan faktor memilih.

Sekarang jika antar pemain konsol bisa saling bertemu di dunia maya, tentunya kendala tersebut tidak akan jadi masalah lagi. Hanya saja, untuk benar-benar mewujudkan hal tersebut juga perlu kerja sama dari semua pihak, termasuk dari pihak Sony sebagai pembuat Playstation 4 dan para developer yang membuat gamenya. Dengan feature baru dari Microsoft ini, secara teori para pemain Xbox One lewat Xbox Live, pengguna Windows 10, dan pemain Playstation 4 lewat Playstation Network bisa bermain bersama jika game yang dimainkannya sudah mendukung feature ini.

Untuk sementara, game yang direncanakan mengusung feature ini adalah Rocket League. Game kompetitif ini memang sangat cocok untuk dijadikan proyek percontohan pertama untuk mempertemukan gamer-gamer dari masing-masing platform. Ke depannya akan lebih banyak game lagi yang diharapkan mendukung feature ini.

Meski demikian, hal ini tentunya juga akan menimbulkan problema baru. Seperti misalnya gamer PC yang selama ini diuntungkan dengan kombinasi mouse dan keyboard pada game-game berjenis FPS, bagaimana nanti saat melawan para pemain konsol yang hanya bisa mengandalkan kontroller saja?

Rabu, 23 Desember 2015

Hilangkan Notifikasi Update Windows 10 Via Cara Mudah Ini

Dengan adanya update Windows 10 di Windows 7, 8 atau 8.1, untuk memperbarui perangkat sebelumnya, sering kali pengguna meraasa terganggu adanya notifikasi atau pemberitahuan agar melakukan pembaruan. Selama belum di lakukan update dan di antisipasi maka notifikasi update Windows 10 bisa menumpuk dan membuat tak nyaman.

Info yang tertulis di Toms Hardware pada Kamis 24 nov lalu, berikut ini