Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 April 2016

MSI Z170A XPower Gaming TE, Dengan Sensasi Baru


Ilmu Teknologi Baru - Seri XPower pada generasi sebelumnya selalu identik dengan motherboard untuk para gamer dan overclocker. Namun, sejak kehadiran  Intel Skylake, seri XPower sekarang melebur menjadi satu dengan seri Gaming. Sangat menarik, karena motherboard gaming namun mempunyai feature dan performa untuki para overclocker.

Gebrakan baru MSI di dunia motherboard dimulai dengan menghadirkan Titanium series dengan tampilan yang berbeda dengan pendahulunya.  Warna motherboard ini kental dengan warna silver yang menutupi seluruh permukaan motherboard.

Jika melihat dari website resmi MSI, sebenarnya MSI menaruh motherboard ini ke dalam liniEnthusiast Gaming. Sehingga mengejutkan ketika memeriksa paket penjualan ditemukan sebuah OC dashboard yang dapat dilepas. Fungsi OC Dashboard sejatinya biasa hadir dalam motherboard MSI overclocking series. Terdapat juga konektor probe untuk sensor suhu sehingga lebih mudah dalam pengukuran suhu serta voltase.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan pada segi penamaan karena di seri sebelumnya, penamaan Xpower biasanya hanya diberikan pada motherboard seri overclocking saja. Feature tambahan yang juga terlihat berguna adalah LAN protect untuk menjaga motherboard dari kerusakan akibat sambaran petir maupun korsleting.

Pada saat pengujian, motherboard ini terlihat sangat eye catching dengan warna LED merah pada bagian port LAN. Hal tersebut akan membantu pengguna saat memasang kabel LAN.

Motherboard ini juga memiliki sebuah kekurangan, di mana hanya menggunakan USB 3.1 type A saja tanpa menyertakan USB 3.1 type C yang akan banyak digunakan di masa depan karena desainnya yang fleksibel.

Performa dari motherboard ini patut diacungi jempol, di mana performa tersebut dapat mencapai clock 4.8GHz serta memory clock 3000MHz dengan stabil. Bahkan tampaknya motherboard ini mampu boot dengan 5GhZ. Hanya saja untuk mencapainya akan membutuhkan pendingin yang lebih advanced atau dalam hal ini watercooling.

Pada kondisi ter-overclock skor yang didapatkan pada pengujian 3D Mark Firestrike adalah 9353 atau naik sekitar 500 poin dibandingkan kondisi default. Satu hal yang menarik lagi adalah bahwa MSI ternyata menggunakan 2 buah M.2 port yang dapat dikonfigurasikan dalam sistem Raid. Jadi untuk para gamer yang haus akan kecepatan, dapat memanfaatkan port M.2 tersebut untuk hasil maksimal.
BENCHMARK:
WinRAR: 40.69 detik
Media Espresso :  31 detik
Cinebench R15 :  919
3DMark Cloud Gate : 9353
 



Editor : Kama Adritya

Kelebihan
+ Performa Memuaskan

Kekurangan
- USB 3.1 Type C
Spesifikasi

SPESIFIKASI
Produsen: MSI
Info: www.msi.com
Harga: Rp 5.600.000
Distributor: PT. Alfa Artha Andaya
Telepon: 021- 62200000
DATA TEKNIS
Form factor: ATX
CPU: Intel Socket 1151
Chipset: Intel Z170
Memory: Dual Channel DDR4 3600MHz (OC)
SATA3 / SATA2: 8  / 0
Sata Express: 2
M.2: 2
USB 3.1 Type A / Type C: 2/0
USB 3.0 / USB 2.0 : 3 /2
Multi GPU Support: Quad AMD Crossfire, Quad  NVIDIA SLI
Onboard Graphic: Intel HD
Video Output: HDMI, DisplayPort,
Special Feature: OC Dashboard, Nahimic, 

KELENGKAPAN PENJUALAN
SLI connectors, , I/O shield, 6 SATA cables, driver and utility CD, multilingual install guidebook and the user’s manual. CPU installation tool, SATA cable labels, Door Hanger, Poster, V Check Point, USB

Silverstone Tundra TD02-E, Berisik Namun Memiliki Performa Terbaik


Ilmu Teknologi Baru - Produk ini menggunakan dua buah kipas berukuran masing-masing berukuran 12cm, dengan sebuah radiator. Watercooling dari produsen Silverstone ini mempunyai desain agak berbeda jika dibandingkan produk sejenis yang beredar di pasaran. Di mana dimensi waterblock yang digunakan lebih kecil dan ramping serta lebih tipis. Sehingga pemasangan pun lebih mudah tanpa khawatir jika menyenggol komponen yang lain. Terutama RAM ataupun pendingin VRM yang kadang memakan tempat atau posisinya berdekatan.

Di pinggiran radiator terdapat plastik yang berguna menghindari lecet karena benturan dan bahkan melindungi dari penyok ketika dalam pemasangan. Terdapat sebuah bantalan karet di lubang pemasangan mur pengencang kipas untuk mengurangi getaran dari kipas. CHIP mencoba menguji dengan menggunakan sebuah prosesor Intel Core i7 6700K yang menggunakan soket 1151 pada kondisi default. Pemasangan agak rumit sehingga disarankan untuk pengguna untuk membaca secara seksama manualnya terlebih dahulu. Yang CHIP suka adalah desain mounting plat belakang yang multi platform sehingga pemasangan pun lebih mudah dan simple.

Ketika diuji pada suhu ruangan 24 derajat celcius, suhu idle yang dicapai adalah 23 derajat celcius atau lebih rendah dari suhu ruangan.  Sedangkan ketika diuji dengan menggunakan software Intel Burn Test pada preset stress level maximum, suhu maksimum yang tercatat adalah 74 derajat celcius dengan putaran kipas radiator maksimum di angka 2481 RPM. Sedangkan pada saat idle, putaran kipas berada di kecepatan sekitar 1500 RPM.

Pada putaran kipas tersebut, terdapat bunyi dari kipas yang sedikit bising dan mengganggu. Akan lebih baik jika Silverstone menyediakan software pengaturan putaran kipas tersebut sehingga pengguna pun akan lebih nyaman dan fleksibel dalam penggunaannya. Hanya saja perlu diakui bahwa performa dari watercooling ini sangat mumpuni. Cocok untuk hardcore gamer ataupun overclocker yang mengejar performa namun tidak mementingkan suara bising untuk menjadikan Silverston Tundra TD02-E ini sebagai pilihan.


Editor : Kama Adritya

Kelebihan
Garansi 5 tahun
Kekurangan
Lumayan berisik
Spesifikasi
PRODUSEN         : Silverstone
INFO                      : www.silverstonetek.com
HARGA                 : Rp. 1.470.000
DISTRIBUTOR     : Techno Solution
TELEPON              : +62 21 6230438.
DATA TEKNIS
Socket: Intel Socket LGA775/1150/1155/1156/1366/2011/2011-v3, AMD Socket AM2/AM3/FM1/FM2
Tube: 31cm
Material Tube: Karet
Kipas Radiator: 2x
Airflow kipas: 92.5CFM
Pompa: 2500RPM max

MSI Z170A Gaming M9 ACK, Feature Untuk Gaming yang Berkualitas Dan Berlimpah


Ilmu Teknologi Baru - Saat Intel mengeluarkan chipset Z170, saat itu pulalah para vendor motherboard beramai-ramai mengeluarkan motherboard dengan tema gaming. Hal ini dikarenakan Z170 sudah menawarkan PCI Express 3.0 dan beberapa koneksi lainnya dengan lengkap, bahkan saat disandingkan dengan chipset X99. Salah satu vendor motherboard yang mengusung tema gaming pada setiap produknya adalah MSI dengan MSI Z170A Gaming M9 ACK.
MSI mendesain motherboard yang satu ini dengan dominasi warna merah dan hitam. Pada sekitar MSI Z170A Gaming M9 ACK, banyak ditemukan banyak heatsink untuk mendinginkan setiap komponen yang ada. Misalnya saja pada area VRM yang dapat digabngkan dengan menggunakan watercooling. Dan saat membalik board-nya, terdapat plat berwarna hitam yang juga berfungsi untuk melepas panas.
Pada motherboard gaming ini, MSI menyematkan beberapa feature yang dapat menambah kenyamanan dalam bermain. Seperti Killer™ Wireless-AC 1535 with ExtremeRange™ yang memiliki feature Lag and Latency Reduction™ TechnologyXtreme Audio DAC, ESS SABRE HiFi DAC, dan Nahimic Sound Technology pada sisi suaranya, enam SATA 6 Gbps dan dua SATA M.2, serta beberapa port USB 3.1 dengan tipe A dan C. Tidak lupa, MSI juga menyediakan MSI Gaming App untuk meningkatkan kinerja PC dengan melakukan overclocking secara otomatis.
Untuk para overclocker andal, MSI juga tidak melupakan untuk menempatkan Easy Button 3, V-Check Point, serta Debug LED pada motherboard ini. MSI pun juga menyediakan feature dengan nama Memory Try It yang menyediakan tiga preset dengan setting yang sangat lengkap. Untuk performa, motherboard ini hanya sanggup booting dengan stabil di kecepatan 4.7GHz dengan memori berjalan pada 2800MHz. Sehingga CHIP menyimpulkan bahwa performa motherboard ini masih kurang ganas ketika diuji coba untuk overclock dengan menggunakan air cooling.
Benchmark :
WinRAR: 31.74 detik
Media Espresso : 31 detik
Cinebench R15 : 915
3DMark Cloud Gate : 9281
 




Editor : Dimas Galih W.

Kelebihan
+ Performa keseluruhan Memuaskan
+ Feature Audio berlimpah
+ Feature SATA lengkap
+ Cocok untuk para pemula
+ Feature pendingin yang sangat baik
Kekurangan
- Harga tinggi
Spesifikasi
SPESIFIKASI
Produsen: MSI
Info: www.msi.com
Harga: Rp. 7.200.000
Distributor: PT. Alfa Artha Andaya
Telepon: 021- 62200000
DATA TEKNIS
Form factor: ATX
CPU: Intel Socket 1151
Chipset: Intel Z170
Memory: Dual Channel DDR4 3600MHz (OC)
SATA3 / SATA2: 8  / 0
Sata Express: 2
M.2: 2
USB 3.1 Type A / Type C: 1/1
USB 3.0 / USB 2.0: 6 /5
Multi GPU Support: Quad AMD Crossfire, Quad  NVIDIA SLI
Onboard Graphic: Intel HD
Video Output: HDMI, DisplayPort,
Wireless LAN:  Killer Wireless 1535 Dual Band
Bluetooth: 4.1
Special Feature: Killer Doubleshot Pro, Preactive Armor 

KELENGKAPAN PENJUALAN
6x SATA6G cables, IO shield, 2-Way extended SLI bridge, M-connectors, CPU installer tool, driver DVD, trail of X-Split, SATA cable stickers, MSI Poster, MSI case badge, MSI door hanger, and manuals,  red aluminum screws and washers

Senin, 25 April 2016

Ini Dia Canon EOS 80D Menyasar Fotografer dan Videografer Amatir

Ilmu Teknologi Baru - Di tengah ketatnya persaingan kamera mirrorless, setelah merilis seri EOS M dan EOS M10, Canon tampil percaya diri untuk mengulang kesuksesan seri Canon EOS 70D. Canon Indonesia  melalui PT Datascrip selaku distributor tunggal produk pencitraan digitalnya di Indonesia, meluncurkan kamera DSLR terbaru, Canon EOS 80D.
Canon membuat perbedaan yang cukup signifikan, antara EOS 70D dengan penerusnya ini, salah satunya adalah penyempurnaan fitur sistem AF dengan 45 titik fokus, performa ISO setinggi 25.600 dan prosesor berkecepatan tinggi DIGIC 6 dipadu dengan sensor CMOS 24.2 Megapiksel. Hal tersebut diharapkan dapat memberi kepuasan tersendiri bagi para fotografer dan videografer untuk mendapatkan kualitas foto maupun video yang memukau.
“Kecanggihan Canon EOS mendapat perhatian dunia saat menghadirkan teknologi Dual Pixel CMOS AF di Canon EOS 70D. Kini generasi terbarunya, EOS 80D hadir dengan teknologi dan fitur yang lebih mutakhir lagi untuk menghasilkan karya foto dan video yang mengagumkan,” ujar Merry Harun – Canon Division Director, PT Datascrip.
   
Canon EOS 80D tampak belakang (foto atas), dan tampak depan dengan lensa kit EF-S 18-55mm (foto bawah).


Pengguna dapat dengan mudah melihat semua informasi seperti cakupan AF, aspek rasio, level elektronik, dll. sehingga pengguna dapat fokus dengan tepat pada komposisi gambar, tanpa khawatir masuknya objek yang tidak diinginkan di area tepi gambar karena tidak terlihat dalam viewfinder.

Penggabungan sensor metering 7560-pixel RGB + IR dengan teknologi EOS Scene Analysis membuat Auto Focus (AF) pada kamera ini bekerja semakin akurat sekaligus meningkatkan presisi white balance. Sensor ini mendeteksi warna dan cahaya inframerah untuk kemudian secara otomatis menganalisanya dan menghasilkan bidikan optimal.

Videografer akan semakin dimanja dengan kualitas gambar Full HD 60p dan peningkatan sistem AF-nya. Dengan teknologi Dual Pixel CMOS AF, pengguna bebas memindahkan fokus dengan cepat dari satu titik ke titik lain hanya dengan menyentuh layar LCDnya. Selain itu, fitur HDR yang terdapat pada EOS 80D sangat membantu ketika harus mengambil film dalam kondisi pencahayaan berkontras tinggi.

Ada yang menarik lagi, Canon EOS 80D hadir dengan fitur Movie Servo AF Custom Speed yang memungkinkan pengguna untuk mengatur kecepatan AF hingga 10 tingkatan sehingga hasil rekaman film tampil lebih kreatif dan diperkaya efek sinematis yang lebih dramatis. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan fitur kreatif baru seperti Dream, Memory, Miniature, Old Movies, dan Dramatic B&W. Dengan ragam fitur tersebut, pengguna dapat dengan mudah membuat film pendek yang menarik bersama keluarga dan teman-teman, serta membagikan atau menyimpannya lewat teknologi Wi-Fi atau NFC yang juga sudah tersedia di kamera ini.

Canon EOS 80D sudah mulai dipasarkan oleh PT Datascrip, dengan estimasi harga di bawah ini:
Canon EOS 80D body Wi-Fi: Rp 15.725.000
Canon EOS 80D with lens EF-S 18-55mm IS STM Wi-Fi: Rp 17.450.000
Canon EOS 80D with lens EF-S 18-135mm IS nano USM Wi-Fi: Rp 20.925.000
Canon EOS 80D with lens EF-S 18-200mm IS Wi-Fi: Rp 21.625.000

Minggu, 24 April 2016

Wow...Nextren Gadget Android Versi Berikutnya Bakal Mirip iOS?



Ilmu Teknologi Baru - Pengguna Android pasti akrab dengan "laci" aplikasi (app drawer) yang merupakan wadah bagi seluruh piranti lunak terinstal di ponselnya. Kabarnya laci tersebut akan dihapus dan nantinya seluruh aplikasi akan ditampilkan di layar utama atau home screen.

Model tampilan seperti ini sebenarnya bukan hal baru karena selama ini Apple sudah menerapkannya pada iOS.

Selain Apple, sebenarnya ada juga sejumlah produsen Android yang menghapus laci aplikasi. Hanya saja tindakan ini tidak seragam, sesuai desain produsennya saja.

Namun bila Google memutuskan untuk menerapkan modifikasi tersebut, seperti dilansir Nextren dari Phone Arena, Rabu (2/3/2016), maka seluruh laci aplikasi akan hilang dari Android N yang akan datang.

Prediksi soal kebijakan tersebut diketahui dari demo video Google Maps baru. Ponsel yang dipakai untuk demo tersebut memperlihatkan user interface bawaan Android.


Bedanya adalah, tak ada ikon laci aplikasi di bagian tengah bawah layar. Bagian home screen ponsel itu hanya memperlihatkan sederet aplikasi saja, termasuk Google Maps.

Kendati ada prediksi demikian, tak berarti Google benar-benar akan menghapus laci aplikasi di Android N. Bisa jadi raksasa internet itu bakal memberikan pilihan pada pengguna, apakah mau memakai laci aplikasi atau tidak sama sekali.

Pengguna akan segera mendapat kepastian mengenai hal ini. Google akan mengadakan konferensi pengembang aplikasi I/O pada 18 Mei mendatang, dan biasanya mereka mengumumkan Android terbaru di acara tersebut.

Wow...Android N Sudah Bisa Dijajal



Ilmu Teknologi Baru - Google memberi kejutan manis dengan merilis Android N Developer Preview. Kini, para developer Android bisa mengunduhnya melalui pembaruan over-the-air (OTA).

Perilisan Android N ini dapat dikatakan sebagai kejutan karena biasanya Google baru merilis Android versi terbaru pada konferensi developer I/O yang diselenggarakan pada bulan Mei setiap tahun. 

Hiroshi Lockheimer, Senior Vice President Google untuk Android, Chrome OS, & Chromecast, berkata bahwa rilis "mendadak" ini dilakukan agar tim pengembang Android bisa mendapat masukan ataufeedback lebih cepat dari sebelumnya, tanpa harus menunggu ajang konferensi I/O. 

Dengan cara seperti ini, Lockheimer berharap versi akhir dari Android yang nama resminya belum diumumkan tersebut bisa dirilis tepat waktu. Google sendiri berencana meluncurkan Android N versi Final pada kuartal 3 2016. 

"Saat kita melihat ke rilis berikutnya dari Android, N, Anda akan melihat perubahan yang ditujukan bagi Anda sebagai developer: lebih awal dari sebelumnya, lebih mudah untuk dicoba, dan kami memperluas cara untuk memberikan masukan bagi kami," ujar Lockheimer, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Techcrunch,Kamis (10/3/2016).

Ada beberapa fitur baru yang disertakan oleh Google di Android N versi developer preview ini. Salah satunya adalah split-screen multitasking

Ini adalah fitur untuk "membelah" atau membagi tampilan layar sehingga menampilkan lebih dari satu aplikasi. Pengguna pun bisa melakukan multitasking dengan mudah.

Android N dirilis dengan kemampuan untuk membalas pesan yang ada di notifikasi langsung dari aplikasi apapun, dukungan bahasa program Java 8, dan kemampuan menghemat baterai yang lebih baik dari sebelumnya.

Android N Developer Preview ini bisa digunakan di Nexus 6, Nexus 5X, Nexus 6P, Nexus 9, Nexus Player, Pixel C, dan seri smartphone Android One.

Untuk mendapatkan pembaruan tersebut, developer yang memiliki perangkat yang disebutkan di atas bisa mengunjungi tautan berikut ini

Satu hal yang harus ditekankan, rilis Android N ini baru ditujukan bagi kalangan developer saja, bukan untuk pengguna sehari-hari karena kemungkinan masih dipenuhi dengan bug.

Jumat, 22 April 2016

Mengapa Android Sudah Tak seperti Dulu



Sistem operasi sejuta umat, Android, sempat menjadi sorotan sepanjang tahun 2015 lalu. Pasalnya, banyak celah keamanan ditemukan dan membuatnya rawan diserang.

Namun, kini, Google mengklaim bahwa Android sudah tidak seperti dulu lagi. Jumlah serangan yang dihadapi oleh sistem operasi mobilebuatannya dikatakan jauh lebih menurun dari awal-awal kehadirannya.

Pada tahun 2015, Android banyak mendapat sorotan karena celah ataubug Stagefright yang membuat sekitar 500 juta pengguna ponsel Android berada dalam bahaya.

Bug Stagefreight selama ini dikenal sebagai bug Android yang paling berbahaya. Celah keamanan ini bisa dimanfaatkan untuk mengontrol dan mengambil data ponsel Android dari jarak jauh.

Bug Stagefright kali pertama ditemukan oleh firma keamanan Zimperium pada Juli 2015. 

Stagefright jenis baru, versi 2.0, kemudian ditemukan pada Oktober 2015. Bug ini menyamar sebagai file ".mp3" atau ".mp4" yang jika dibuka bisa membuat orang lain mengeksekusi program berbahaya.

Google membantah hal tersebut dengan menggunakan data. Menurut Google, desas-desus yang membuat pengguna khawatir itu bertolak belakang dengan data yang mereka miliki. Bahkan, OS Android diklaim Google sudah tidak seberbahaya dulu lagi.

"Data yang kami miliki ternyata bertentangan dengan kehebohan yang diperbincangkan oleh publik," kata Adrian Ludwig, Lead Security Engineer Android, seperti dikutip KompasTekno dari Recode, Rabu (20/4/2016).

Menurun drastis

Menurut data yang terangkum dalam laporan bertajuk "Android Security State of the Union", Google mengklaim, sepanjang tahun 2015 lalu, persentase perangkat Android yang dipasangi aplikasi berpotensi membahayakan sedikit sekali.

Jumlahnya, menurut Google, hanya 0,15 persen dari total semua perangkat Android yang beredar di dunia pada saat itu. Google juga mengklaim, angka tersebut tidak berbeda jauh dengan temuannya pada 2014.

Google sepanjang 2015 telah berupaya menjaga agar aplikasi-aplikasi yang beredar di toko digitalnya itu bersih dari aplikasi jahat yang mengandung malware atau program-program jahat lainnya.

Upaya itu termasuk memberikan update keamanan ke ponsel Android. 

Menurut Google, upayanya itu mampu memangkas instalasi aplikasi berbahaya di ponsel pengguna sebanyak 40 persen dibandingkan dengan tahun 2014.

Pengumpulan data secara diam-diam (data collection) yang dilakukan suatu aplikasi bisa ditekan lebih dari 40 persen dengan menjadi hanya 0,08 persen jumlah instalasi.

Spyware (software mata-mata) yang beredar di aplikasi Android menurun 60 persen dengan hanya tersisa 0,02 persen instalasi.

Cara update yang diberikan kini juga semakin terkontrol oleh Google. Pasalnya, semenjak versi Android 5.0, Google sendiri yang memberikan update keamanan, bukan produsen hardware atauponsel lagi.

Fitur keamanan bisa jadi nilai tawar

Di versi Android 6.0 Marshmallow, Google juga mengenalkan fitur keamanan baru seperti enkripsi penyimpanan secara penuh, baik untuk penyimpanan internal maupun eksternal.

Aplikasi yang di-update juga akan meminta izin lebih dulu, dan pengguna juga bisa mengatur data apa saja yang ingin dibagi dan yang tidak, dengan suatu aplikasi.

Para pengamat menilai, memang sudah saatnya bagi Google untuk menaruh perhatian lebih ke toko aplikasinya, mengingat serikat European Union (EU) berencana menuntut Google karena dituduh memonopoli dengan bundling aplikasi sendiri di ponsel-ponsel Android.

Google bisa berkilah, EU mungkin tidak suka dengan cara kerja toko aplikasinya. Namun, setidaknya, keamanan terhadap aplikasi-aplikasi yang dijual itu terjamin.

Wow....Bocoran Android N, Punya Mode Virtual Reality?



Ilmu Teknologi Baru - Google membekali sistem operasi Android terbarunya dengan kemampuan virtual reality (VR). Saat ini developer atau pengembang aplikasi sudah bisa mencobanya melalui Android N edisiDeveloper Preview.

Beberapa hal yang bisa ditemukan di dalam sistem operasi Android berikutnya itu adalah rujukan mengenai VR Listener dan VR Helper. Ada juga informasi yang memberi tahu keberadaan aplikasi tertentu yang berjalan seiring dengan mode VR.

Sejak Februari lalu, desas-desus menyebutkan Google sedang merombak Android agar bisa mendukung teknologi VR yang kian populer.

Salah satunya menyebutkan bahwa Google mengizinkan aplikasi VR sebagai kunci pembuka layar lock screen ponsel. Tujuannya agar layar ponsel tidak mendadak padam saat didiamkan dalam headset VR dalam waktu lama.

Raksasa mesin pencari itu juga dikabarkan sedang mencari cara untuk membuat headset VR yang bisa dipakai tanpa harus terhubung komputer atau dipasangi ponsel, seperti headset-headset VR saat ini.

Dilansir KompasTekno dari The Verge, Selasa (19/4/2016), bukan hal yang mencengangkan jika Google mulai memacu pengembangan produk berbasis VR. Teknologi tersebut sedang naik daun dan digadang-gadang akan menjadi tren baru. Apalagi jika mengingat produk VR milik Google saat ini baru sebatas Cardboad App.

Ini Dia Tanda WhatsApp Sudah Aman Dipakai NGOBROL RAHASIA


Ilmu Teknologi Baru - Hari Rabu ini, penyedia pesan instan WhatsApp resmi mengenkripsi data teks dan suara yang dikirim melalui aplikasinya. Dengan kata lain, WhatsApp mengklaim layanannya sudah antisadap.

Fitur enkripsi WhatsApp memang telah dikenalkan sejak November 2014 lalu. Namun enkripsi itu baru untuk pesan teks yang dikirim dalam percakapan.

Sementara upgrade kali ini diberikan untuk mengenkripsi panggilan suara (voice call). Dengan demikian, kini aplikasi WhatsApp mengklaim layanannya 100 persen telah dienkripsi.

Lalu ciri-ciri apa yang muncul di aplikasi WhatsApp yang menandakan sudah antisadap atau bisa digunakan untuk mulai "ngobrol" hal-hal yang dianggap sensitif atau rahasia.

Guna meyakinkan penggunanya bahwa WhatsApp sudah antisadap, mereka menampilkan pesan secara otomatis di layar percakapan. Pantauan KompasTekno, pesan tersebut mulai muncul pada Rabu (6/4/2016) pagi ini. 

Dalam pesan tersebut, WhatsApp menulis: "Messages you send to this chat and calls are now secured with end-to-end encryption."

Atau artinya kurang lebih, "Pesan yang dikirim melalui percakapan ini dan penggilan (suara) kini diamankan dengan enkripsi end-to-end."

WhatsApp
Pesan yang memberitahu bahwa teks dan panggilan suara (voice call) di WhatsApp sudah dienkripsi.

Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus.

Ini artinya, baik data pesan teks maupun suara akan diacak oleh algoritma WhatsApp, setelah dikirim dan sebelum dibuka, sehingga data yang berjalan di antara pengirim dan penerima sifatnya acak.

Untuk membuka data tersebut, WhatsApp membuat kode enkripsi bekerja sama dengan perusahaan keamanan Open Whisper Systems.

Jika pengguna masih belum percaya, mereka bisa membuktikannya sendiri dengan teman dengan menekan pesan pemberitahuan yang disebar WhatsApp.

Setelah dipencet, akan muncul kotak baru dengan pesan yang sama, hanya ditambah menu di bawahnya, seperti Learn more, Ok, dan Verify.


WhatsApp
Pesan enkripsi WhatsApp.

Klik menu Verify untuk memverifikasi pesan. WhatsApp akan menampilkan QR Code dan sederetan angka acak di bawahnya.


WhatsApp
QR Code dan deretan angka acak yang bisa dicocokkan dengan teman untuk membuktikan bahwa pesan di WhatsApp telah dienkripsi.
QR Code tersebut jika dipindai oleh ponsel penerima akan memverifikasi bahwa pesan memang telah diacak. Cara lain, pengirim dan penerima bisa mencocokkan angka acak yang diberikan oleh WhatsApp. Keduanya harus memiliki angka acak dengan urutan yang sama.

Rabu, 20 April 2016

Ini Dia Digital Alliance GTX980 Ti JetStream, Tampil Mewah Harga Terjangkau


Ilmu Teknologi Baru - Digital Alliance mengirimkan graphic card ini sedikit terlambat dibandingkan brand-brand lain yang sudah mengirimkan VGA GTX 980 Ti kepada CHIP untuk direview. Namun, melihat bentuk fisiknya dapat membuat takjub. Pertama, tampilan dari VGA ini terkesan gahar dengan cooling ukuran besar.
Sedangkan yang kedua adalah jumlah phase dari VGA ini yang berjumlah lumayan banyak dengan 12 buah phase yang berderet di samping GPU. Dengan jumlah power phase sebanyak itu memastikan pasokan listrik tetap terjaga dengan stabil dalam kondisi full load maupun dalam kondisi ter overclock.  
VGA ini mempunyai dua buah kipas utama yang terhubung dengan 5 buah heatpipe dan sebuah heatsink dengan tingkat ketebalan yang akan memakan dua buah slot PCI Express ketika dipasang ke dalam Motherboard. Kipasnya berbahan plastik transparan sehingga agak berkilau ketika tertimpa cahaya sedangkan bahan pelindung heatsink kipas menggunakan bahan aluminium serta plastik berwarna hitam. Desain dari VGA ini yang terkesan mewah dengan harga lebih terjangkau.

Performa dari VGA ini dari default pun sudah sangat mumpuni, namun ketika diuji performa dari VGA ini dapat bersaing dengan VGA brand-brand kompetitor ternama yang telah CHIP uji sebelumnya. Bahkan ketika diuji dengan metode overclocking untuk mencoba meningkatkan hanya 100MHz core clock serta meningkatkan 100 MHz dari memory clocknya saja didapatkan skor 3D Mark Firestrike sebesar 16249 dengan suhu maksimal di kisaran 73 derajat celcius.

Kompensasi untuk performa sedemikian bengis harus dikompensasikan dengan sedotan daya listrik yang lumayan besar. Tercatat VGA ini membutuhkan daya puncak sebesar 349 watt. Sehingga akan lebih aman jika pengguna menggunakan PSU dengan total daya 650 watt pure ke atas. 

Sebagai bonus Digital Alliance memberikan sebuah serial number dari game Metar Gear Solid V : The Phantom Pain. Dengan harga kurang dari 10 juta Rupiah, VGA ini lebih murah dibandingkan dengan brand yang lain. Namun, performanya pun sanggup bersaing dengan VGA GTX 980Ti dari brand-brand besar yang telah CHIP review sebelumnya.

Benchmark :

3D Mark Fire Strike 1920x1080: 15740
Metro Last Light 1920x1080 :61.33 fps
Company of Heroes 1920x1080 :37.56 fps
Hitman: Absolution 1920x1080 : 102.53 fps

Ini Dia Gigabyte Z170M-D3H, Motherboard Baru yang Mendukung Perangkat Lama


Ilmu Teknologi Baru - Beberapa bulan ini Lab CHIP selalu kedatangan motherboard soket 1151. Namun, baru kali ini CHIP menerima sebuah motherboard dari Gigabyte dengan form factor Micro ATX berukuran 24.4cm x 22.5c. Hal pertama yang langsung terlihat adalah walaupun menggunakan chipset Intel Z170, motherboard ini hanya menggunakan 6 buah power phase yang rasaanya kurang jika pengguna ingin melakukan overclocking secara ekstrim.

Hanya saja BIOS dari Motherboard ini telah mendukung DDR4 hingga kecepatan 3466MHz. Walaupun mempunyai form factor Micro ATX namun motherboard ini terbilang lengkap untuk urusan internal storage. Di mana Gigabyte pun telah menyertakan SATA Express walau sampai sekarang pun sepertinya hal itu sia-sia dikarenakan belum ada storage dengan interface SATA Express yang telah hadir di Indonesia.

Gigabyte juga menyediakan port untuk storage dengan interface M.2 hingga ukuran 2280. Yang agak unik adalah motherboard ini masih menyediakan LPT port atau yang lebih umum dikenal dengan Paralel Port. Port ini biasanya digunakan oleh printer-printer jaman dahulu. Mungkin motherboard ini memang didesain untuk kebutuhan kantor yang masih menggunakan port tersebut.

Untuk performa meski motherboard ini kecil namun mempunyai performa yang bagus. Hanya saja sebaiknya tidak melakukan overclock secara ekstrim. Jika ingin performa lebih baik, cukup dengan mengubah frekuensi memory saja lewat BIOS.

Dari hasil uji overcloking, motherboard ini sanggup berjalan 4.6GHz hanya dengan mengandalkan Preset yang ada di BIOS serta memory ADATA PC 2133MHz yang menjadi testbed di CHIP sanggup berjalan hingga 3000MHz. Waktu diuji dengan menggunakan software Cinebench R15, Intel Core i7 6700K didapatkan score 988. Hanya saja dibutuhkan watercooling untuk mendapatkan hasil stabil. Di mana pada percobaan sebelumnya tanpa menggunakan watercooling, Motherboard ini dapat booting namun tidak stabil dan terjadi gejala flickering pada layar.

Benchmark :

WinRAR : 41.53 detik
Media Espresso : 90 detik
Cinebench R15 : 884
3DMark Cloud Gate : 9657


Editor : Kama Adritya

Kelebihan
+ Murah
+ Mendukung port LPT
Kekurangan
- Tanpa dukungan USB 3.1
Spesifikasi

SPESIFIKASI
Produsen                            : Gigabyte
Info                                        : www.gigabyte.com
Harga                                    : Rp 2.400.000
Distributor                          : PT. Nusantara Jaya Teknologi
Telepon                               : 021- 6018218
DATA TEKNIS
Form factor                        : ATX
CPU                                       : Intel Socket 1151
Chipset                                 : Intel Z170
Memory                              : Dual Channel DDR4 3466MHz (OC)
SATA3 / SATA2                  :8 / 6
Sata Express                       : 3
M.2                                        : 1
USB 3.1 Type A / Type C                : 0/0
USB 3.0 / USB 2.0             : 3 /2
Multi GPU Support          : Quad AMD Crossfire, Quad  NVIDIA SLI
Onboard Graphic             : Intel HD
Video Output                    : HDMI, DisplayPort,
Special Feature                 : Ultra Durable

KELENGKAPAN PENJUALAN
I/O Shield, DVD Driver, Manual,  Kartu Garansi, 2x kabel sata